24 November 2011

Mahasiswa Tingkat Akhir yang Kepagian

The day is finally come,
Hari ini, pensosialisasian tugas akhir bagi mahasiswa SBM ITB angkatan 2012. Well, pas dibilang sosialisasi, gue santai aja. Sosialisasi must be penjabaran, pengenalan, bersifat informatif. Ternyata, setelah penjabaran things ini selesai Pak Pri mengeluarkan pernyataan yang mengundang decakan dan protes dari mahasiswa:

"Topik beserta dua nama calon dosen pembimbing Tugas Akhir should be submitted in Acsys at November 30, 2011"

Mata gue agak melebar sedikit pas denger ini, jantung berdetak agak kenceng, tiba-tiba udara panas pengap, keringetan, sesek napas. Puihh. Protes sana sini, auditorium jadi berisik sama anak-anak yang resah, termasuk gue sendiri.

Try to be honest, gue belom pernah sekalipun mikirin topik TA sebelum hari ini. Sama sekali ga ada bayangan. Bahkan setelah ngeliat contoh-contoh tesis pun tetep ga ada bayangan. Jadi galau, galau yang positif, galau tugas akhir, astaga..

Gara-gara sosialisasi tadi, saat di auditorium, gue sedikit banyak perhatiin kelakuan anak seangkatan gue. Saat sosialisasi seserius ini masih sempet ada yang makan, ngaduk-ngaduk yogurt kantin bawah yang beku dengan muka serius, sibuk sama laptopnya, kipas-kipas sambil protes nyari remot AC, ada yang ketawa, ada yang baca novel, dan lain-lain. Gue jadi mikir, gimana bentukan kita yang masih terlalu childish ini saat lulus dan memasuki dunia kerja nanti ya?

Gue introspeksi diri sedikit sore ini. Gue yang masih kemana-mana pake jeans sama kaos, masih beli baju gambar-gambar kayak bocah, masih ngambek kalo ditinggal emak pergi, masih pake crocs, masih suka sama Pororo, masih baca komik, masih beli tas yang lucu-lucu, masih beli es krim cone kemanapun gue pergi, masih nonton disney channel, masih suka jailin orang, masih suka gosip random, dan masih melakukan banyak hal childish lainnya, gue jadi mikir, apa kabar kalau gue udah lulus kuliah nanti. Well, itu tinggal sekitar 10 bulan dari sekarang. Ga ada setahun, apa gue bisa menjadi lebih mature dalam jangka waktu itu?

Kayak gimana ya jadinya, antara siap dan ga siap harus ninggalin masa pendidikan formal. Masih agak self denial untuk menjadi manusia dewasa yang independent. Masih pengen manja-manja sama mama papa. Tapi ya gimana? Dari segi umur, emang jatohnya gue lebih muda setahun dari waktu seharusnya gue lulus, tapi HEY 20 tahun itu seharusnya ngga bertingkah begini loh. 20 tahun harusnya udah ga beli game untuk nintendo ds loh..

It's all about time.

Cuma waktu aja yang bisa jawab, semoga gue bisa menjadi dewasa pada waktunya :)



Falenoo

2 comments:

Unknown said...

Hai len,
I do feel the same,
I keep on thinking why the hell i'm doing this?
I guess I should growing up faster than i can remember
but again, life's hard, kan len

anjir bahasa gw haha
tapi beneran I'm on my lowest point len :"

falenoo said...

we're on the lowest point san
in one side i want to graduate from SBM as soon as possible because i can't stand all this assignment anymore, but in the other side i don't want to graduate next year, because i'm confuse what should i do when i'm graduate.

yaudahlah, life as we know it
jalanin aja
let it flow
hahahaha

COME BACK TO INDONESIA AS SOON AS YOU CAN SAN :*